Selasa, 26 Januari 2016

Jawaban Kerinduan



Kau rasa, ia masih di antara kalian.Ternyata telah berlalu.
Maka, kau harus siap digiring ke dalam lubang.

Sebab, sedari awal ia tak butuh kepastian
Yang penting hanya rindu

Kalian duduk berhadapan tak saling pandang
Timur dan barat jadi arah yang kalian tuju.

Teh hangatnya  mulai dingin dan
Susu cokelatmu sudah menyusut

Ia terlihat bingung, jemari tangannya memilih mengetuk-ngetuk
meja ketimbang kembali memulai percakapan

“jika ia tak menikahimu, aku siap”
Ucapnya yang buatmu merasa canggung
Dan berharap pertemuan ini tak pernah terjadi
Tak pernah ada selamanya

Meski
Ia selalu hadir untukmu
Bagaimana ketika ia buatmu tertawa
       di waktu yang tepat
dan menepi di saat yang pasti

Mungkin,  kau kurang mengingat
Bagaimana kalian bertemu dan berpisah
Itu sebabnya kau masih merasa di antara kalian

Saat ini, yang penting baginya hanya jawaban kerinduan
(bukan kepastian)