Biarlah cahaya menyeruak di sesak dadamu
agar bias gundah malam kita berlima
karena kamu, dia dan semua sama
sama-sama egois dalam gengsi rasa
bak mobil balap dan mobil pick up
begitu kencang dikejar rindunya
ia bukanlah kamu yang mampu tegar
dalam hancurnya hubungan itu
hingga, mereka menepi dalam tengadah hampa
hei, itu kau, bukan aku
kata dia dari lempitan uang seribu
Ga paham mksd puisinya apa-_- hee
BalasHapusterkadang, puisi (karya seni) hanya untuk dinikmati tak untuk dimengerti :)
BalasHapus